Diet & Detox

Mengenal Detoksifikasi dan Manfaatnya bagi Tubuh

Manfaat detoksifikasi bagi tubuh

manfaat detoksifikasi bagi tubuh

Manfaat detoksifikasi bagi tubuh. Menurut wikipedia, detoksifikasi (bahasa Inggris: detoxification) adalah lintasan metabolisme yang mengurangi kadar racun di dalam tubuh, dengan penyerapan, distribusi, biotransformasi dan ekskresimolekultoksin.
Sedangkan menurut KKBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), detoksifikasi adalah penawaran atau penetralan toksin di dalam tubuh.

Secara umum detoksifikasi dapat diartikan sebagai sebuah proses dalam tubuh untuk mengeluarkan toksin atau racun melalui urin, pernapasan, tinja, dan keringat dengan menggunakan empat organ utama yaitu, hati, ginjal, saluran pencernaan, dan kulit.

Sebenarnya secara alami tubuh mempunyai kemampuan atau sistem untuk membersihkan racun dari dalam tubuh. Namun karena adanya pola hidup tidak sehat , stres dan polusi mengakibatkan sistem tubuh tidak bisa melakukan detoksifikasi secara maksimal. Akibatnya terjadi penumpukan racun atau toksin dalam tubuh, yang bisa mengakibatkan timbulnya berbagai macam gangguan kesehatan.

Kapan waktu yang tepat untuk melakukan detoks.
Tidak ada aturan pasti kapan waktu harus melakukan detoks. Akan lebih baik jika dilakukan secara teratur. Namun ketika merasakan tanda seperti di bawah ini, maka itu adalah tanda-tanda tubuh perlu detoksifikasi.

1. Berat badan terus naik , perut buncit
Tak hanya karena makanan yang kamu konsumsi, perut membuncit akibat menumpuknya lemak juga menjadi hasil dari menumpuknya racun yang bersifat lipofilik. Sebab racun akan mengurangi kemampuan tubuh untuk mengatur kadar glukosa dan kolesterolsehingga perut pun membuncit.

2. Tubuh Cepat Merasakan Lelah
Sudah merasa tidur cukup , istirahat juga cukup tapi masih saja merasa kelelahan? Bisa jadi penyebabnya karena penumpukan racun yang terlalu lama di dalam tubuh. Penumpukan racun yang dibiarkan terlalu lama bisa menyebabkan kelelahan adrenal yang membuat tubuh jadi terus merasa capek dan mengantuk.  

3. Bau badan tidak sedap
Jika kamu terus-menerus memiliki bau mulut, bau kentut, atau bau badan yang tidak sedap, hati-hati mungkin itu menandakan bahwa hati dan usus besar sedang berjuang untuk melawan racun-racun di tubuh.

4. Insomnia
Racun akan mengurangi tingkat hormon kortisol dalam tubuh. Dan saat melatonin ini menurun maka kamu akan berisiko tinggi untuk terkena insomnia atau gangguan tidur.
Melansir naturalmedicinejournal.com, kortisol adalah hormon yang dikeluarkan tubuh (khususnya pada malam hari) untuk meredakan stres. Pada tubuh orang sehat, kadar kortisol akan tinggi di pagi hari dan menurun seiring aktivitas sepanjang hari. Kalau kadar kortisol tak seimbang, kadar kortisol akan meningkat pada malam hari. Akibatnya bisa menyebabkan insomnia yang bila terus dibiarkan bisa menyebabkan gangguan kesehatan seperti penyakit jantung.

5. Sakit Kepala
Ada yang merasa sakit kepala terus-menerus , tetapi tidak tahu apa penyebabnya ? Sakit kepala yang berlangsung terus-menerus menunjukkan bahwa tubuh penuh akan racun sehingga ini menjadi tanda bahwa kamu membutuhkan detoks.

6. Mood swing (suasana hati berubah-ubah)
Racun dalam tubuh juga mempengaruhi suasana hati, lho. Racun xenoestrogens menyebabkan ketidakseimbangan hormon yang mempengaruhi semua orang. Racun tersebut merupakan campuran sensitif hormon yang bertindak seperti estrogen dalam tubuh.
Biasanya racun xenoestrogens ditemukan dalam bahan-bahan industri seperti BPA, PCBm dan phthalate. Membatasi penggunaan plastik bisa jadi salah satu cara untuk mencegah penumpukan racun ini di dalam tubuh.

7. Masalah Kulit
Ketika tubuh dipenuhi dengan racun, hati tidak dapat bertahan dan organ lain mencoba mengeluarkan toksin tersebut misalnya melalui kulit. Ketika kulit mencoba untuk menghilangkan racun ia akan bereaksi buruk. Ini menyebabkan jerawat, ruam kulit, eksim, dermatografi, dan bisul.
Itulah sebabnya kamu perlu detoksifikasi untuk menghilangkan racun tersebut.

8. BAB Tidak Lancar
Sangat penting untuk membuang limbah dari tubuh setiap hari. Jika Anda tidak buang air besar setiap hari karena kurang konsumsi anti-oksidan, maka racun diserap ke dalam aliran darah Anda. Minum banyak air dengan diet kaya anti-oksidan dan serat dapat menghilangkan sembelit, kembung, dan mencegah racun terserap ke dalam aliran darah.

Detoksifikasi sudah sejak lama dikenal oleh nenek moyang kita untuk mengatasi masalah kesehatan.
Detoksifikasi sendiri dapat dilakukan dengan berbagai cara. Antara lain dengan mengonsumsi jus buah dan sayur, menghindari gula, garam, kafein dan alkohol, berolahraga, dan masih banyak lagi.

Manfaat Detoks bagi kesehatan tubuh , antara lain :

1. Membersihkan racun dalam tubuh
Semua program detoks dirancang untuk membuat tubuh agar bisa mengeluarkan racun secara mandiri secara maksimal.

2. Menurunkan Berat Badan
Setelah melakukan proses detoksifikasi, maka semua racun atau toksin dibersihkan atau dikeluarkan dari dalam tubuh. Hasilnya organ dalam tubuh Anda akan kembali bekerja dengan maksimal dan metabolisme menjadi lancar. Tak hanya itu, proses detoks juga akan membantu organ tubuh Anda membakar kalori dan lemak dengan baik.

3. Mencegah penyakit kronis
Detoksifikasi akan membersihkan racun dan toksin penyebab berbagai macam penyakit seperti kanker, serangan jantung, stroke, penyakit saraf, dan masih banyak lagi.

4. Daya Tahan Tubuh Meningkat
Adanya proses detoksifikasi secara teratur turut membantu memperkuat kekebalan tubuh sekaligus melawan infeksi. Penyerapan nutrisi dan gizi yang lebih baik setelah proses detoksifikasi akan membuat imunitas/daya tahan tubuh terhadap berbagai penyakit akan meningkat.

5. Memperbaiki sistem pencernaan
Kinerja sistem pencernaan sangat rumit dan cukup menyita energi tubuh dalam jumlah yang besar. Sistem ini mengolah makanan dan minuman yang masuk, memisahkan substansi berguna bagi tubuh, hingga membuang sisa yang tidak diperlukan. Sistem pencernaan juga kerap menjadi lokasi hidup beragam bakteri berfungsi untuk tubuh. Sistem pencernaan tidak sehat menjadikan tubuh tidak optimal.
Dengan melakukan deoksifikasi akan memberikan waktu istirahat pada sistem pencernaan. Dan pada akhirnya dapat memperbaiki sistem pencernaan.

6. Membuat Awet Muda
Terjadinya proses penuaan yang terjadi pada tubuh kita diakibatkan oleh toksin yang banyak menumpuk di badan. Detoksifikasi membantu membasmi radikal bebas dan kadar besi yang terserap dalam tubuh sebagai faktor penyebab penuaan. Di sisi lain, membantu meningkatkan penyerapan nutrisi, termasuk vitamin dan antioksidan yang dibutuhkan tubuh agar hormon tetap seimbang. Hasilnya adalah mencegah penuaan dini dan menjadi awet muda.

7. Vitalitas dan Seksualitas Naik
Dengan proses detoks ini, kualitas sperma dan sel telur akan membaik. Gairah dan libido juga meningkat. Sangat bermanfaat untuk mereka yang ingin subur.

Diambil dari berbagai sumber. Semoga bermanfaat.